Sabtu, 09 April 2011

Kebaikan Allah Sesuai Kebaikanmu

Kadang orang tidak menyadari bahwa kebaikan yang ia rasakan sebetulnya balasan Allah atas perbuatan baik yang ia lakukan sebelumnya kepada orang lain. Manusia yang senang menolong orang yang tengah kesempitan akan mendapat pertolongan Allah saat dia dalam kesusahan. Sebagaimana wasiat Rasulullah saw, “Barangsiapa yang menolong kesusahan orang Muslim, maka Allah ta’ala akan menolongnya dari kesusahan pada hari kiamat,” (HR. Bukhari).

Sahabat, jika kita dapat jelas melihat bahwa kejadian dalam hidup ini terjadi karena hubungan sebab akibat, bisa jadi kita akan ngoyo berbuat banyak hal baik, karena langsung terlihat efek nikmatnya di dunia. Dan tentu, kita enggan melakukan keburukan jika efek negatinya langsung terjadi kemudian.

Namun, tidak demikian cara Allah mendidik kita. Walaupun Dia memberi nikmat, yang bisa jadi hakikatnya karena kebaikan kita juga. Allah tidak serta merta memperlihatkan hubungan sebab akibat itu. Demikianlah rahasia-Nya supaya kita bisa merenung, bertafakur, menangkap maknawi Janji-Nya dalam QS. Al. Isra: 7, “Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik pada dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri”.